Cara Custom Domain ke Blogger dengan Domain IDwebhost
Bayangkan kamu sudah bersusah payah menulis puluhan artikel di blog Blogspot-mu. Kontennya bagus, informasinya bermanfaat, dan tampilannya pun sudah rapi. Namun saat ingin membagikan alamat blog kepada teman, pelanggan, atau calon pembaca, kamu harus menyebutkan alamat seperti namablog.blogspot.com.
Jujur saja, alamat seperti itu sering kali terlihat kurang profesional. Tidak sedikit pengunjung yang menganggap website dengan domain Blogspot masih bersifat pribadi atau sekadar blog percobaan. Padahal isi blog yang kamu miliki mungkin jauh lebih berkualitas dibanding banyak website lainnya.
Inilah alasan mengapa banyak blogger memilih menggunakan custom domain. Dengan mengganti alamat Blogspot menjadi domain sendiri seperti www.namadomain.com, blog akan terlihat lebih profesional, lebih mudah diingat, lebih terpercaya, dan memiliki nilai branding yang jauh lebih kuat.
Sayangnya, masih banyak pengguna Blogger yang sudah membeli domain di IDwebhost tetapi bingung ketika ingin menghubungkannya ke Blogger. Ada yang salah menambahkan record DNS, ada yang gagal melakukan verifikasi domain, bahkan ada yang mengalami error sehingga website tidak bisa diakses untuk sementara waktu.
Jika Anda sedang mengalami masalah tersebut atau ingin melakukan custom domain dengan cara yang benar sejak awal, maka Anda berada di tempat yang tepat.
Pada panduan ini, Anda akan mempelajari cara custom domain Blogger menggunakan domain dari IDwebhost secara lengkap dan mudah dipahami. Mulai dari pengaturan Domain Kustom di Blogger, menambahkan record CNAME dan A Record di IDwebhost, mengaktifkan HTTPS, hingga memastikan domain berhasil terhubung dengan sempurna.
Ikuti setiap langkah secara berurutan agar proses custom domain berjalan lancar tanpa kendala.
Yuk, langsung mulai!
Apa Itu Custom Domain Blogger?
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan custom domain Blogger. Dengan memahami konsep dasarnya, Anda akan lebih mudah mengikuti proses pengaturan domain dan mengatasi berbagai kendala yang mungkin muncul saat konfigurasi.
Custom domain adalah proses mengganti alamat blog bawaan Blogger, misalnya namablog.blogspot.com, menjadi alamat website menggunakan domain milik sendiri seperti www.namadomain.com. Meskipun alamat blog berubah, seluruh konten tetap tersimpan di server Blogger milik Google. Dengan kata lain, yang berubah hanyalah alamat yang digunakan pengunjung untuk mengakses blog Anda.
Ibarat sebuah rumah, Anda tidak memindahkan rumah tersebut ke lokasi lain. Anda hanya mengganti alamat rumah agar lebih mudah diingat, terlihat lebih profesional, dan memiliki identitas yang lebih kuat.
Perbedaan Blogspot dan Domain Sendiri
| Aspek | Blogspot (Subdomain) | Domain Custom (.com) |
|---|---|---|
| Contoh Alamat | namablog.blogspot.com | www.namadomain.com |
| Biaya | Gratis | Berbayar |
| Kesan | Blog pribadi atau hobi | Lebih profesional |
| Branding | Terbatas | Lebih mudah dibangun |
| Kepercayaan Pengunjung | Sedang | Lebih tinggi |
| Potensi Monetisasi | Terbatas | Lebih luas |
| Kontrol Identitas Website | Terbatas | Lebih penuh |
| Nilai Jual Website | Lebih rendah | Lebih tinggi |
Perlu diketahui bahwa saat melakukan custom domain, seluruh artikel, halaman, komentar, statistik pengunjung, dan pengaturan blog tetap aman. Proses ini tidak menghapus data apa pun yang sudah ada di Blogger.
Bagaimana Cara Kerja Custom Domain di Blogger?
Ketika seseorang mengetik alamat domain Anda di browser, terdapat proses yang berlangsung dalam hitungan detik di balik layar.
- Browser mengirimkan permintaan ke DNS Server.
- DNS Server membaca record DNS yang telah Anda buat di IDwebhost.
- Record tersebut mengarahkan domain ke server Blogger milik Google.
- Server Google menampilkan blog Anda kepada pengunjung.
Karena itulah pengaturan CNAME Record dan A Record sangat penting. Kedua record tersebut berfungsi sebagai petunjuk yang memberitahu internet bahwa domain Anda harus diarahkan ke server Blogger.
Mengapa Harus Menggunakan Domain Sendiri?
Banyak pemula bertanya, "Kalau Blogger sudah gratis, mengapa harus membeli domain sendiri?" Jawabannya sederhana: domain adalah investasi jangka panjang untuk membangun identitas dan kredibilitas website.
1. Membuat Blog Terlihat Lebih Profesional
Bandingkan kedua alamat berikut:
- tipsmasakku.blogspot.com
- www.tipsmasak.com
Sebagian besar orang akan lebih percaya pada alamat kedua karena terlihat lebih profesional dan lebih mudah diingat.
2. Meningkatkan Kepercayaan Pengunjung dan Pengiklan
Website dengan domain sendiri umumnya dianggap lebih serius dibandingkan blog yang masih menggunakan subdomain Blogspot. Hal ini juga menjadi nilai tambah saat mengajukan monetisasi seperti Google AdSense atau menjalin kerja sama dengan brand dan pengiklan.
3. Mendukung SEO Jangka Panjang
Domain sendiri membantu membangun otoritas website dan memperkuat faktor E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness). Selain itu, alamat domain yang profesional biasanya memiliki tingkat klik (CTR) yang lebih baik di hasil pencarian Google.
4. Memperkuat Branding
Nama domain yang singkat dan mudah diingat akan membantu membangun merek atau personal branding Anda. Pengunjung juga akan lebih mudah mengingat alamat website dibandingkan alamat yang masih menggunakan blogspot.com.
5. Cocok untuk Bisnis dan Monetisasi
Jika Anda ingin membangun blog sebagai aset digital, media informasi, toko online, atau website bisnis, domain sendiri merupakan langkah awal yang sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas di mata calon pelanggan maupun klien.
Cara Custom Domain ke Blogger dengan Domain IDwebhost
Sekarang kita masuk ke tahap inti, yaitu menghubungkan domain yang telah dibeli di IDwebhost ke Blogger. Pada proses ini, Anda akan melakukan pengaturan Domain Kustom di Blogger, menambahkan record DNS di IDwebhost, hingga mengaktifkan HTTPS agar website dapat diakses dengan aman menggunakan domain sendiri.
Meskipun terlihat cukup panjang, sebenarnya proses custom domain Blogger sangat mudah dilakukan jika mengikuti langkah-langkahnya secara berurutan. Yang terpenting, pastikan setiap data DNS yang dimasukkan sudah sesuai dan tidak ada kesalahan penulisan.
Ikuti setiap langkah di bawah ini dengan teliti dan jangan melewatkan satu pun tahapan. Dengan begitu, domain akan berhasil terhubung ke Blogger tanpa error dan website Anda dapat langsung diakses menggunakan domain profesional yang telah dibeli dari IDwebhost.
Langkah 1: Buka Menu Setelan dan Pilih Domain Kustom di Blogger
Langkah pertama, silakan Anda login ke akun Blogger terlebih dahulu. Setelah berhasil login dan masuk ke dashboard Blogger, langsung saja klik menu Setelan yang berada di sebelah kiri. Selanjutnya, scroll ke bawah hingga menemukan bagian Publikasi, kemudian klik menu Domain kustom untuk memulai proses menghubungkan domain ke Blogger.
Langkah 2: Masukkan Nama Domain dan Klik Simpan
Langkah kedua, silakan Anda masukkan nama domain yang telah dibeli di IDwebhost dengan menambahkan awalan www. di depannya. Sebagai contoh, jika domain yang Anda beli adalah namadomain.com, maka yang dimasukkan ke Blogger adalah www.namadomain.com.
Setelah nama domain dimasukkan dengan benar, silakan klik tombol Simpan untuk melanjutkan proses pengaturan domain di Blogger.
Langkah 3: Salin Record CNAME ke Notepad
Setelah Anda mengklik tombol Simpan, biasanya akan muncul tanda atau pesan berwarna merah. Jangan khawatir, hal tersebut normal karena domain belum terhubung dengan Blogger.
Pada bagian tersebut akan muncul dua record CNAME yang diberikan oleh Blogger. Silakan Anda salin kedua record CNAME tersebut, kemudian buka aplikasi Notepad dan simpan kedua data tersebut agar tidak hilang atau tertukar.
Nantinya, record CNAME yang sudah disimpan di Notepad akan digunakan pada saat melakukan pengaturan DNS di IDwebhost. Pastikan kedua data CNAME disalin dengan benar, karena kesalahan satu huruf saja dapat menyebabkan proses custom domain Blogger gagal atau domain tidak dapat diverifikasi.
Langkah 4: Buka Website IDwebhost dan Klik Login
Langkah selanjutnya, silakan Anda membuka website IDwebhost terlebih dahulu melalui browser yang digunakan. Setelah berada di halaman utama IDwebhost, Anda tinggal klik menu Login yang berada di bagian kanan atas untuk masuk ke Member Area IDwebhost dan melanjutkan proses pengaturan domain.
Langkah 5: Login ke Member Area IDwebhost
Selanjutnya, Anda tinggal login ke Member Area IDwebhost dengan memasukkan alamat email dan password yang digunakan saat membeli domain. Setelah itu, masukkan kode verifikasi (captcha) yang tersedia, kemudian klik tombol Masuk.
Jika proses login berhasil, Anda akan diarahkan ke dashboard Member Area IDwebhost untuk melanjutkan pengaturan domain. Dari halaman inilah Anda nantinya dapat mengelola domain serta melakukan konfigurasi DNS agar domain berhasil terhubung dengan Blogger.
Langkah 6: Klik Domain yang Telah Anda Beli
Setelah Anda berhasil login dan masuk ke dashboard Member Area IDwebhost, langsung saja klik menu Domain untuk melihat daftar domain yang Anda miliki.
Langkah 7: Pilih Domain yang Ingin Digunakan untuk Custom Domain Blogger
Pada halaman Domain Saya, Anda bisa melihat informasi domain yang dimiliki, mulai dari jenis domain, status domain aktif, hingga tanggal kadaluwarsa dan kapan domain tersebut dibeli.
Silakan Anda klik domain yang ingin digunakan untuk custom domain ke Blogspot. Pastikan domain yang dipilih sudah berstatus Aktif agar proses pengaturan dapat dilakukan dengan lancar.
Setelah itu, Anda akan masuk ke halaman pengelolaan domain untuk melanjutkan pengaturan DNS yang diperlukan agar domain dapat terhubung dengan Blogger.
Langkah 8: Tambahkan Record CNAME di Kelola DNS
Selanjutnya, silakan Anda klik menu Kelola DNS pada domain yang telah dipilih. Setelah masuk ke halaman pengaturan DNS, masukkan record CNAME yang sebelumnya telah Anda simpan di Notepad sesuai dengan data yang diberikan oleh Blogger.
Masukkan Nama Host, pilih Jenis Record menjadi CNAME (Alias), lalu isi bagian Alamat atau Target Host sesuai dengan data yang ada di Notepad. Setelah semua data dimasukkan dengan benar, klik tombol Simpan.
Lakukan langkah yang sama untuk record CNAME kedua. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan pada Nama Host maupun Target Host, karena kesalahan satu karakter saja dapat menyebabkan domain tidak dapat diverifikasi oleh Blogger. Agar lebih mudah, Anda dapat mengikuti contoh pengisian yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
Langkah 9: Tambahkan Empat Record A (Address)
Selanjutnya, silakan tambahkan empat Record A (Address) agar domain tanpa awalan www dapat otomatis diarahkan ke Blogger. Caranya, klik Tambah Record, kemudian pada bagian Jenis Record pilih A (Address) dan masukkan alamat IP berikut satu per satu.
| Nama Host | Jenis Record | Alamat IP |
|---|---|---|
| @ | A (Address) | 216.239.32.21 |
| @ | A (Address) | 216.239.34.21 |
| @ | A (Address) | 216.239.36.21 |
| @ | A (Address) | 216.239.38.21 |
Setelah semua record A berhasil ditambahkan, silakan klik tombol Simpan pada setiap record. Dengan menambahkan keempat alamat IP tersebut, domain tanpa awalan www akan tetap dapat diakses dan secara otomatis diarahkan ke Blogger.
Langkah 10: Ubah Nameserver Domain
Selanjutnya, silakan Anda klik menu Nameserver, kemudian pilih opsi Gunakan Nameserver Lain. Setelah itu, masukkan nameserver berikut pada kolom yang tersedia:
ns1.idwebhost.id ns2.idwebhost.id
Pastikan kedua nameserver tersebut sudah dimasukkan dengan benar. Setelah selesai, langsung saja klik tombol Ganti Nameserver untuk menyimpan perubahan.
Jika proses berhasil, domain Anda akan menggunakan nameserver dari IDwebhost sehingga pengaturan DNS yang telah dibuat sebelumnya dapat berfungsi dengan baik. Perubahan nameserver biasanya memerlukan waktu propagasi, jadi tunggu beberapa saat hingga seluruh konfigurasi DNS aktif secara sempurna.
Langkah 11: Kembali ke Halaman Blogger dan Klik Simpan
Setelah semua pengaturan DNS selesai dilakukan di IDwebhost, silakan kembali ke halaman Blogger pada bagian Domain Kustom. Selanjutnya, klik tombol Simpan untuk menghubungkan domain ke Blogspot.
Apabila domain belum bisa tersimpan atau masih muncul pesan kesalahan, jangan khawatir. Hal tersebut biasanya terjadi karena proses propagasi DNS masih berlangsung. Anda cukup menunggu sekitar 1 jam atau lebih, kemudian coba klik tombol Simpan kembali hingga domain berhasil terhubung ke Blogger.
Setelah proses propagasi selesai, blog Anda akan dapat diakses menggunakan nama domain sendiri tanpa lagi menggunakan alamat blogspot.com, sehingga tampilan website menjadi lebih profesional dan mudah diingat oleh pengunjung.
Langkah 12: Aktifkan Perpindahan Domain Menjadi www.thelastdigital.com dan SSL (HTTPS)
Setelah domain berhasil tersimpan di Blogger, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan fitur Alihkan Domain hingga alamat blog Anda berpindah menjadi www.thelastdigital.com. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengunjung yang mengakses domain tanpa awalan www akan otomatis diarahkan ke alamat www.thelastdigital.com.
Selanjutnya, aktifkan juga SSL (HTTPS) dengan menggeser opsi Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS ke kanan hingga tombol berubah menjadi warna hijau. Jika kedua opsi tersebut sudah aktif, berarti website Anda sudah menggunakan koneksi HTTPS yang aman dan seluruh pengunjung akan otomatis diarahkan ke versi HTTPS.
Dengan mengaktifkan fitur ini, website akan terlihat lebih profesional, lebih aman bagi pengunjung, dan lebih disukai oleh mesin pencari seperti Google. Setelah semua pengaturan selesai, custom domain Blogger Anda telah berhasil dan blog sudah dapat diakses menggunakan domain sendiri.
Langkah 13: Cek Apakah Domain Sudah Berhasil Terhubung
Langkah terakhir, silakan Anda membuka website menggunakan nama domain yang telah dikonfigurasi pada tab browser, kemudian tekan Enter. Setelah itu, periksa apakah domain tersebut sudah berhasil terhubung ke Blogger atau belum.
Jika website sudah dapat dibuka menggunakan domain baru dan tampil dengan normal, berarti proses custom domain Blogspot menggunakan domain dari IDwebhost telah berhasil dilakukan. Anda kini sudah memiliki alamat website yang lebih profesional dan mudah diingat oleh pengunjung.
Apabila website belum bisa diakses, jangan khawatir. Anda cukup menunggu beberapa saat hingga proses propagasi DNS selesai sepenuhnya. Biasanya proses ini membutuhkan waktu beberapa menit hingga beberapa jam, tergantung pada pembaruan DNS di masing-masing jaringan.
Daftar Record DNS Blogger yang Harus Ditambahkan
Berikut adalah tabel lengkap seluruh record DNS yang wajib ditambahkan pada menu Kelola DNS di IDwebhost agar domain dapat terhubung dengan Blogger secara sempurna.
| Type | Host | Value | Fungsi |
|---|---|---|---|
| CNAME | www | ghs.google.com | Mengarahkan subdomain www ke server Blogger Google. |
| CNAME | Kode unik dari Blogger | Kode tujuan unik dari Blogger | Verifikasi kepemilikan domain oleh Google. |
| A Record | @ | 216.239.32.21 | IP Server Blogger Google (1). |
| A Record | @ | 216.239.34.21 | IP Server Blogger Google (2). |
| A Record | @ | 216.239.36.21 | IP Server Blogger Google (3). |
| A Record | @ | 216.239.38.21 | IP Server Blogger Google (4). |
Perlu diketahui bahwa record CNAME kedua akan berbeda pada setiap akun Blogger. Oleh karena itu, gunakan kode yang ditampilkan pada halaman Domain Kustom di Blogger dan jangan menyalin kode milik website lain.
Penjelasan Setiap Kolom
- Type → Jenis record DNS yang digunakan, seperti CNAME atau A Record.
- Host → Nama host atau subdomain yang akan diarahkan, misalnya www atau @ untuk domain utama.
- Value → Tujuan atau target dari record DNS tersebut.
- Fungsi → Kegunaan record dalam proses custom domain Blogger.
Pastikan seluruh 6 record DNS di atas sudah ditambahkan dengan benar. Jika ada record yang terlewat, salah penulisan, atau belum tersimpan, domain mungkin tidak dapat diverifikasi oleh Blogger, HTTPS gagal aktif, atau website tidak dapat diakses dengan normal.
Mengapa Domain Belum Bisa Diakses Setelah Custom Domain?
Setelah selesai melakukan custom domain Blogger menggunakan domain dari IDwebhost, sebagian pengguna terkadang mendapati website belum bisa diakses atau masih muncul pesan error. Jika Anda mengalami hal tersebut, jangan panik. Dalam banyak kasus, masalah ini normal terjadi dan biasanya dapat teratasi dengan sendirinya setelah beberapa waktu.
Berikut beberapa penyebab paling umum mengapa domain belum dapat diakses setelah proses custom domain selesai dilakukan.
1. Proses DNS Propagation Belum Selesai
Penyebab yang paling sering terjadi adalah proses DNS Propagation yang masih berlangsung. Ketika Anda menambahkan atau mengubah record DNS, perubahan tersebut tidak langsung aktif di seluruh dunia. Sistem DNS membutuhkan waktu untuk memperbarui data pada berbagai server DNS yang tersebar di berbagai lokasi.
Proses propagasi biasanya memerlukan waktu antara beberapa menit hingga 48 jam tergantung pada jaringan internet dan penyedia DNS yang digunakan.
Solusi: Tunggu hingga proses propagasi selesai. Anda juga dapat memeriksa status DNS menggunakan tools pengecekan DNS online untuk memastikan record sudah tersebar dengan benar.
2. Cache Browser Masih Menyimpan Data Lama
Browser sering menyimpan cache DNS dan cache website untuk mempercepat proses pemuatan halaman. Akibatnya, meskipun domain sebenarnya sudah aktif, browser masih menampilkan data lama sehingga website terlihat error atau tidak dapat diakses.
Solusi: Hapus cache browser, gunakan mode Incognito/Private Mode, atau coba akses website menggunakan browser maupun perangkat yang berbeda.
3. Kesalahan Saat Memasukkan Record DNS
Kesalahan kecil pada pengaturan DNS dapat menyebabkan domain gagal terhubung dengan Blogger. Misalnya terdapat kesalahan penulisan pada Nama Host, Target Host, alamat IP, atau record CNAME yang tidak sesuai dengan data yang diberikan Blogger.
Solusi: Periksa kembali seluruh record DNS yang telah ditambahkan di IDwebhost. Pastikan semua data sama persis dengan yang ditampilkan pada halaman Domain Kustom Blogger.
4. SSL (HTTPS) Belum Aktif
Terkadang domain sudah berhasil terhubung ke Blogger, tetapi HTTPS belum aktif sehingga muncul peringatan koneksi tidak aman atau status SSL masih menunggu aktivasi.
Hal ini terjadi karena Blogger membutuhkan waktu untuk membuat dan mengaktifkan sertifikat SSL secara otomatis.
Solusi: Tunggu selama 24 hingga 72 jam hingga sertifikat SSL selesai dibuat. Setelah itu, aktifkan opsi Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS pada menu Setelan Blogger jika belum aktif secara otomatis.
5. Nameserver Belum Mengarah ke IDwebhost
Masalah ini cukup sering terjadi pada domain yang baru dibeli atau baru dipindahkan dari penyedia domain lain. Jika nameserver domain masih mengarah ke provider sebelumnya, maka pengaturan DNS yang dibuat di IDwebhost tidak akan berfungsi.
Solusi: Pastikan nameserver domain sudah menggunakan nameserver milik IDwebhost berikut:
ns1.idwebhost.id ns2.idwebhost.id
Setelah nameserver diperbarui, tunggu proses propagasi hingga selesai sebelum mencoba menyimpan kembali pengaturan domain di Blogger.
Cara Mengatasi Error Saat Custom Domain Blogger
Saat melakukan custom domain Blogger menggunakan domain dari IDwebhost, terkadang muncul beberapa pesan error yang membuat proses konfigurasi gagal atau domain tidak dapat diakses dengan normal. Jangan khawatir, sebagian besar masalah tersebut memiliki solusi yang cukup sederhana jika penyebabnya diketahui.
Berikut beberapa error yang paling sering terjadi saat custom domain Blogger beserta cara mengatasinya.
Error 1: "We have not been able to verify your authority to this domain"
Pesan ini menunjukkan bahwa Blogger belum berhasil memverifikasi kepemilikan domain yang Anda gunakan. Penyebab yang paling sering terjadi adalah record CNAME verifikasi dari Blogger belum ditambahkan atau terdapat kesalahan saat memasukkan data DNS.
Solusi:
- Buka menu Kelola DNS di IDwebhost.
- Periksa kembali record CNAME kedua yang diberikan oleh Blogger.
- Pastikan Nama Host dan Target Host sudah sesuai.
- Jika terdapat kesalahan, hapus record tersebut lalu buat ulang dengan data yang benar.
- Tunggu beberapa saat hingga DNS selesai diperbarui.
Error 2: "Another blog is using this address"
Error ini menandakan bahwa domain tersebut sudah pernah digunakan atau masih terhubung dengan blog lain di Blogger.
Hal ini biasanya terjadi karena domain pernah digunakan pada akun Blogger lain atau masih tersimpan pada konfigurasi Blogger sebelumnya.
Solusi:
- Masuk ke akun Google yang digunakan.
- Tambahkan domain ke Google Search Console.
- Lakukan verifikasi kepemilikan domain.
- Setelah verifikasi berhasil, coba kembali proses custom domain di Blogger.
Error 3: HTTPS Tidak Aktif
Dalam beberapa kasus, domain berhasil terhubung ke Blogger tetapi opsi HTTPS tidak dapat diaktifkan atau muncul pesan kesalahan saat mengaktifkannya.
Solusi:
- Pastikan fitur pengalihan domain ke www sudah aktif.
- Tunggu proses pembuatan sertifikat SSL oleh Blogger selama 24–72 jam.
- Jika setelah beberapa hari HTTPS belum aktif, coba hapus domain custom dari Blogger kemudian tambahkan kembali.
Error 4: Domain Tidak Ditemukan (404/DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN)
Pesan ini biasanya muncul ketika browser tidak dapat menemukan alamat domain yang diarahkan ke Blogger.
Penyebab yang paling umum adalah record DNS belum lengkap atau proses propagasi DNS belum selesai.
Solusi:
- Pastikan keempat A Record Blogger sudah ditambahkan.
- Periksa kembali seluruh record CNAME yang digunakan.
- Tunggu proses propagasi DNS hingga selesai.
- Coba akses kembali website beberapa jam kemudian.
Error 5: Redirect Loop (ERR_TOO_MANY_REDIRECTS)
Error ini terjadi ketika website mengalami pengalihan halaman secara terus-menerus sehingga browser tidak dapat membuka website dengan normal.
Biasanya masalah ini muncul karena terdapat konflik antara pengaturan redirect domain dan HTTPS.
Solusi:
- Periksa pengaturan Alihkan Domain di Blogger.
- Pastikan hanya satu pengaturan redirect yang aktif.
- Pastikan konfigurasi HTTPS tidak bertentangan dengan redirect domain.
- Hapus cache browser lalu coba akses kembali website.
Tips Agar Custom Domain Blogger Berhasil Tanpa Error
- Selalu salin record CNAME langsung dari Blogger tanpa mengubah karakter apa pun.
- Pastikan nameserver domain sudah mengarah ke IDwebhost.
- Tambahkan seluruh record DNS yang diperlukan tanpa ada yang terlewat.
- Aktifkan HTTPS setelah domain berhasil terhubung.
- Berikan waktu untuk propagasi DNS sebelum melakukan perubahan ulang.
- Periksa kembali setiap pengaturan jika muncul pesan error.
Pada sebagian besar kasus, masalah custom domain Blogger dapat diselesaikan dengan memeriksa kembali konfigurasi DNS dan menunggu proses propagasi selesai. Oleh karena itu, jangan terburu-buru mengubah pengaturan berulang kali karena hal tersebut justru dapat memperpanjang proses aktivasi domain.
Keuntungan SEO Menggunakan Domain Custom
Menggunakan domain custom bukan hanya membuat blog terlihat lebih profesional, tetapi juga memberikan manfaat nyata untuk perkembangan SEO dalam jangka panjang. Jika tujuan Anda adalah mendapatkan lebih banyak trafik organik dari Google, membangun brand, dan meningkatkan peluang monetisasi, maka custom domain merupakan langkah yang sangat penting.
Branding yang Lebih Kuat dan Authority yang Lebih Tinggi
Domain sendiri membantu membangun identitas website yang lebih profesional dan mudah diingat. Seiring waktu, domain yang konsisten menerbitkan konten berkualitas akan lebih mudah membangun Topical Authority dan mendapatkan kepercayaan dari pengguna maupun mesin pencari.
Google cenderung lebih mudah mengenali dan menilai reputasi website yang memiliki domain sendiri dibandingkan website yang masih menggunakan subdomain gratis
CTR Lebih Tinggi di Hasil Pencarian
Alamat website yang singkat, jelas, dan profesional biasanya memiliki peluang mendapatkan klik lebih tinggi di hasil pencarian Google. Pengguna internet umumnya lebih percaya mengunjungi domain yang terlihat resmi dibandingkan alamat yang panjang atau masih menggunakan subdomain gratis.
Peningkatan CTR (Click Through Rate) dapat membantu meningkatkan performa SEO karena Google melihat bahwa hasil pencarian tersebut relevan dengan kebutuhan pengguna.
Trust Signal yang Lebih Kuat
Domain custom membantu memperkuat faktor E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness). Website dengan domain profesional memberikan kesan lebih terpercaya sehingga berpotensi meningkatkan kredibilitas di mata pengunjung maupun mesin pencari.
Hal ini sangat penting terutama untuk niche seperti kesehatan, bisnis, teknologi, pendidikan, dan keuangan yang membutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi.
Lebih Mudah Mendapatkan Backlink
Website lain biasanya lebih bersedia memberikan backlink ke domain yang terlihat profesional. Semakin banyak backlink berkualitas yang diperoleh, semakin besar peluang website mendapatkan peringkat yang lebih baik di hasil pencarian Google.
Karena itulah banyak blogger dan pemilik website memilih menggunakan domain sendiri sejak awal untuk membangun fondasi SEO yang lebih kuat.
Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Pemula
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi saat melakukan custom domain Blogger menggunakan domain dari IDwebhost.
- Tidak menambahkan seluruh 4 A Record Blogger yang diperlukan.
- Memasukkan domain tanpa awalan www saat konfigurasi di Blogger.
- Tidak menunggu proses propagasi DNS selesai.
- Nameserver domain belum diarahkan ke IDwebhost.
- Salah menyalin kode CNAME verifikasi dari Blogger.
- Tidak mengaktifkan pengalihan domain ke versi www.
- Lupa mengaktifkan HTTPS setelah domain berhasil terhubung.
- Terlalu sering menekan tombol Simpan saat muncul error.
- Tidak memeriksa kembali record DNS setelah disimpan.
- Menghapus blog Blogger setelah custom domain berhasil dilakukan.
Menghindari kesalahan-kesalahan di atas akan membantu proses custom domain berjalan lebih cepat dan mengurangi risiko munculnya error saat konfigurasi.
Tips Agar Website Blogger Cepat Terindeks Google
Setelah custom domain berhasil dilakukan, langkah berikutnya adalah membantu Google menemukan dan mengindeks seluruh halaman website Anda.
1. Daftarkan Website ke Google Search Console
Google Search Console merupakan layanan gratis yang memungkinkan Anda memantau performa website di hasil pencarian Google. Setelah custom domain selesai, sebaiknya segera daftarkan website ke Search Console.
2. Submit Sitemap XML
Blogger secara otomatis menyediakan sitemap yang biasanya dapat diakses melalui:
https://www.namadomain.com/sitemap.xml
Submit sitemap tersebut ke Google Search Console agar Google dapat menemukan seluruh halaman dan artikel yang ada di website Anda.
3. Optimalkan Internal Linking
Hubungkan artikel yang saling berkaitan menggunakan internal link. Selain membantu pengunjung menemukan informasi lain yang relevan, internal linking juga membantu crawler Google memahami struktur website dengan lebih baik.
4. Publikasikan Konten Berkualitas Secara Konsisten
Google lebih menyukai website yang aktif memperbarui konten secara rutin. Oleh karena itu, fokuslah membuat artikel yang bermanfaat, informatif, dan menjawab kebutuhan pengguna.
5. Gunakan Template Blogger yang Ringan
Kecepatan website menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pengalaman pengguna dan SEO. Gunakan template Blogger yang ringan, responsif, dan hindari penggunaan widget yang berlebihan agar website tetap cepat diakses.
Cara Mendaftarkan Domain Baru ke Google Search Console
Setelah custom domain berhasil, langkah berikutnya yang sangat disarankan adalah menambahkan website ke Google Search Console agar performa SEO dapat dipantau dengan lebih mudah.
- Login ke akun Google Search Console menggunakan akun Google yang sama dengan Blogger.
- Klik menu Tambah Properti (Add Property).
- Pilih metode URL Prefix.
- Masukkan alamat domain lengkap, misalnya https://www.namadomain.com.
- Klik tombol Lanjutkan.
- Pilih metode verifikasi yang tersedia.
- Selesaikan proses verifikasi hingga status website berhasil diverifikasi.
- Masuk ke menu Sitemap.
- Masukkan alamat sitemap.xml.
- Klik tombol Kirim untuk mengirim sitemap ke Google.
Setelah sitemap berhasil dikirim, Google akan mulai merayapi dan mengindeks halaman website Anda. Proses ini dapat berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari tergantung jumlah halaman dan frekuensi perayapan Google pada website Anda.
People Also Ask (PAA)
Apakah custom domain Blogger gratis?
Custom domain di Blogger tidak sepenuhnya gratis. Platform Blogger dapat digunakan tanpa biaya, tetapi Anda perlu membeli domain sendiri, misalnya domain .com, dari penyedia domain seperti IDwebhost. Setelah domain dibeli, proses menghubungkannya ke Blogger tidak dikenakan biaya tambahan.
Berapa lama propagasi DNS Blogger?
Propagasi DNS biasanya membutuhkan waktu antara beberapa menit hingga 48 jam. Namun, pada sebagian besar kasus, perubahan DNS sudah mulai aktif dalam waktu 4–8 jam setelah record DNS ditambahkan dengan benar.
Kenapa domain Blogger tidak bisa dibuka?
Penyebab yang paling umum adalah propagasi DNS belum selesai, kesalahan konfigurasi DNS, nameserver belum mengarah ke IDwebhost, atau browser masih menyimpan cache lama. Periksa kembali seluruh record DNS dan tunggu hingga proses propagasi selesai.
Apakah Blogger bagus untuk SEO?
Ya. Blogger merupakan platform yang cukup baik untuk SEO, terutama bagi pemula. Dengan custom domain, template yang cepat, dan konten berkualitas, website Blogger memiliki peluang yang sama untuk bersaing di hasil pencarian Google.
Apakah domain tanpa www bisa digunakan?
Bisa. Setelah custom domain berhasil, aktifkan fitur pengalihan domain di Blogger agar domain tanpa awalan www otomatis diarahkan ke versi www. Hal ini membantu menjaga konsistensi URL dan mendukung SEO.
Bagaimana cara mengaktifkan HTTPS di Blogger?
Masuk ke menu Setelan di Blogger, kemudian aktifkan opsi Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS. Jika domain baru saja dikonfigurasi, tunggu hingga sertifikat SSL selesai dibuat oleh Blogger.
Apakah custom domain mempengaruhi ranking Google?
Secara langsung tidak menjadi faktor peringkat utama, tetapi domain custom membantu meningkatkan branding, kepercayaan pengguna, CTR, dan peluang mendapatkan backlink. Faktor-faktor tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap SEO dalam jangka panjang.
Apakah domain IDwebhost cocok untuk Blogger?
Ya. Domain dari IDwebhost sangat cocok digunakan untuk Blogger karena memiliki fitur pengelolaan DNS yang lengkap dan memudahkan proses penambahan CNAME maupun A Record yang dibutuhkan Blogger.
FAQ Schema
Apa itu custom domain di Blogger?
Custom domain adalah proses mengganti alamat bawaan Blogspot menjadi domain pribadi seperti .com, .net, atau ekstensi lainnya tanpa perlu memindahkan website dari platform Blogger.
Berapa biaya custom domain Blogger di IDwebhost?
Biaya yang dikeluarkan hanya untuk membeli domain. Harga domain dapat berbeda tergantung ekstensi yang dipilih dan promo yang sedang berlangsung.
Apakah data blog hilang saat custom domain?
Tidak. Semua artikel, halaman, komentar, gambar, dan statistik blog tetap aman. Custom domain hanya mengubah alamat website tanpa memindahkan data blog.
Berapa banyak record DNS yang harus ditambahkan untuk custom domain Blogger?
Secara umum terdapat 6 record DNS yang perlu ditambahkan, yaitu 2 record CNAME dan 4 record A yang mengarah ke server Blogger.
Apa nameserver IDwebhost yang harus digunakan?
Nameserver yang digunakan adalah:
ns1.idwebhost.id ns2.idwebhost.id
Apakah bisa custom domain Blogger tanpa HTTPS?
Bisa, tetapi sangat tidak disarankan. HTTPS membantu mengamankan koneksi website dan meningkatkan kepercayaan pengunjung.
Berapa lama blog terindeks Google setelah custom domain?
Setelah domain berhasil terhubung dan sitemap dikirim ke Google Search Console, proses pengindeksan biasanya membutuhkan waktu beberapa hari tergantung aktivitas website dan frekuensi perayapan Google.
Apakah custom domain Blogger bisa dibatalkan?
Bisa. Anda hanya perlu menghapus pengaturan domain custom pada menu Domain Kustom di Blogger dan website akan kembali menggunakan alamat blogspot.com.
Apa yang terjadi pada alamat Blogspot lama setelah custom domain?
Alamat Blogspot lama akan secara otomatis mengarahkan pengunjung ke domain baru sehingga trafik dan pengunjung tetap dapat mengakses website Anda.
Bagaimana cara mengetahui apakah DNS sudah propagasi?
Anda dapat menggunakan layanan pengecekan DNS online untuk melihat apakah record DNS sudah tersebar dan aktif di berbagai lokasi server di seluruh dunia.
Kesimpulan
Melakukan custom domain Blogger menggunakan domain dari IDwebhost sebenarnya bukan proses yang rumit. Selama Anda mengikuti setiap langkah dengan benar, menambahkan seluruh record DNS yang dibutuhkan, dan menunggu proses propagasi selesai, domain akan berhasil terhubung ke Blogger tanpa kendala.
Inti dari proses ini adalah memastikan 2 record CNAME dan 4 record A telah ditambahkan dengan benar pada pengaturan DNS domain. Setelah itu, cukup tunggu propagasi DNS dan simpan kembali pengaturan domain di Blogger hingga berhasil terverifikasi.
Dengan menggunakan domain sendiri, blog Anda akan terlihat lebih profesional, lebih mudah membangun branding, lebih dipercaya oleh pengunjung, serta memiliki fondasi SEO yang lebih kuat untuk berkembang dalam jangka panjang.
Jika Anda serius ingin mengembangkan blog menjadi aset digital, media informasi, personal branding, atau sumber penghasilan online, maka custom domain adalah salah satu investasi terbaik yang dapat dilakukan sejak awal.
Sekarang saatnya Anda mempraktikkan panduan ini dan mengubah blog Blogspot menjadi website profesional dengan domain sendiri.













