Cara Install VPN OpenVPN AWS EC2 Ubuntu

Ingin membuat VPN sendiri tanpa menggunakan layanan VPN berbayar? Anda bisa memanfaatkan Amazon EC2 untuk membuat server OpenVPN di Ubuntu. Dengan server VPN sendiri, koneksi dapat dikelola secara mandiri menggunakan server cloud AWS sesuai kebutuhan.

Pada tutorial ini, kita akan membahas cara install VPN OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu mulai dari membuat instance EC2, memilih sistem operasi Ubuntu, mengatur Security Group, membuat Elastic IP, hingga menghubungkan server menggunakan WinSCP. Setelah itu, kita juga akan membuat file konfigurasi client .ovpn yang dapat digunakan melalui aplikasi OpenVPN Connect.

Panduan ini dibuat secara bertahap dan dilengkapi dengan screenshot pada setiap prosesnya, sehingga Anda dapat mengikuti konfigurasi mulai dari awal sampai VPN berhasil terhubung. Pada bagian akhir, koneksi VPN akan diuji menggunakan Whoer.net untuk memastikan alamat IP yang digunakan sudah sesuai dengan server VPN AWS EC2.

Apa Itu OpenVPN?

OpenVPN adalah solusi Virtual Private Network (VPN) yang memungkinkan perangkat terhubung ke server melalui koneksi terenkripsi. OpenVPN dapat digunakan untuk membuat server VPN sendiri sehingga pengguna memiliki kontrol lebih besar terhadap konfigurasi jaringan, autentikasi, dan akses client.

Dalam tutorial ini, OpenVPN akan dipasang pada server Ubuntu yang berjalan di Amazon EC2. Setelah server selesai dikonfigurasi, pengguna dapat membuat file client dengan ekstensi .ovpn dan menggunakannya melalui aplikasi OpenVPN Connect.

Apa Itu AWS EC2?

Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud) adalah layanan cloud dari AWS yang digunakan untuk menjalankan server virtual. Dengan EC2, kita dapat memilih sistem operasi, spesifikasi instance, jaringan, alamat IP, storage, dan berbagai konfigurasi lain sesuai kebutuhan.

Pada panduan ini, Amazon EC2 digunakan sebagai tempat menjalankan Ubuntu Server yang nantinya berfungsi sebagai server OpenVPN. Kita juga akan menggunakan Elastic IP agar server memiliki alamat IPv4 publik yang dapat digunakan sebagai alamat koneksi VPN.

Persiapan Sebelum Install OpenVPN di AWS EC2

Sebelum mulai mengikuti tutorial, pastikan Anda sudah memiliki akun AWS yang dapat digunakan untuk masuk ke AWS Management Console. Selain itu, siapkan komputer Windows untuk mengakses server menggunakan WinSCP serta aplikasi OpenVPN Connect yang nantinya digunakan untuk menghubungkan client ke server VPN.

Pastikan juga Anda sudah menyiapkan private key untuk login ke instance EC2. Private key tersebut harus disimpan dengan aman karena akan digunakan saat melakukan koneksi ke server Ubuntu.

Dalam tutorial ini, server dibuat pada region Singapore (ap-southeast-1). Anda bebas menyesuaikan region sesuai kebutuhan, tetapi pastikan seluruh resource seperti instance dan Elastic IP dibuat pada region yang sama.

Cara Install VPN OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu Langkah demi Langkah

Setelah seluruh persiapan selesai, kita bisa mulai membuat server OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu. Prosesnya dilakukan secara bertahap, mulai dari login ke AWS, memilih region Singapore, membuat instance Ubuntu, mengatur network settings dan Security Group, hingga membuat Elastic IP.

Selanjutnya server akan dihubungkan menggunakan WinSCP untuk memudahkan pengelolaan file. Setelah masuk ke terminal Ubuntu, kita akan mengunduh dan menjalankan script instalasi OpenVPN, membuat konfigurasi client, lalu memindahkan file .ovpn ke komputer.

Di bagian akhir tutorial, file konfigurasi tersebut akan diimpor ke OpenVPN Connect dan digunakan untuk melakukan koneksi ke server. Setelah VPN berhasil terhubung, kita akan mengecek alamat IP publik melalui Whoer.net untuk memastikan koneksi sudah menggunakan IP dari server VPN AWS EC2.

1. Membuka Amazon Web Services (AWS)

Pada gambar pertama terlihat halaman utama Amazon Web Services (AWS) yang digunakan untuk memulai proses pembuatan server VPN. Untuk melanjutkan, klik tombol Masuk ke konsol di bagian kanan atas halaman. Setelah itu, pengguna akan diarahkan ke halaman login AWS sebelum dapat mengakses layanan seperti Amazon EC2.

2. Login ke Akun AWS

Pada gambar kedua terlihat halaman login Amazon Web Services (AWS). Pilih opsi Root user, kemudian masukkan alamat email yang terdaftar pada akun AWS di kolom Root user email address. Setelah alamat email diisi, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

3. Memasukkan Password Akun AWS

Pada gambar ketiga terlihat halaman untuk memasukkan password akun AWS. Masukkan password Root User pada kolom Root user password sesuai dengan akun yang digunakan, lalu klik tombol Sign in untuk melanjutkan proses login ke AWS Management Console.

4. Masuk ke AWS Management Console

Setelah berhasil login, pengguna akan masuk ke halaman AWS Management Console. Pada halaman ini tersedia berbagai layanan Amazon Web Services yang dapat digunakan untuk mengelola kebutuhan cloud. Untuk membuat server VPN, langkah selanjutnya adalah membuka layanan Amazon EC2 untuk membuat instance Ubuntu.

5. Memilih AWS Region Singapore

Pada gambar kelima terlihat menu pemilihan AWS Region pada bagian atas AWS Management Console. Pilih region Singapore (ap-southeast-1) sebagai lokasi server EC2. Pemilihan region ini penting karena instance dan konfigurasi jaringan yang dibuat selanjutnya akan berada di region tersebut.

6. Mencari Layanan Amazon EC2

Setelah berhasil mengganti region, pastikan pada bagian atas AWS Console sudah terlihat Singapore sebagai region yang aktif. Selanjutnya, kita akan mulai membuat server EC2 dengan mencari layanan EC2 melalui kolom pencarian di bagian atas halaman AWS. Ketik EC2, kemudian pilih layanan EC2 untuk melanjutkan ke halaman Amazon Elastic Compute Cloud.

7. Membuka Layanan Amazon EC2

Setelah pencarian EC2 berhasil ditemukan, pilih layanan EC2 pada hasil pencarian AWS. Selanjutnya akan terbuka halaman Amazon EC2 yang digunakan untuk membuat dan mengelola server virtual. Pada halaman tersebut, kita akan mulai membuat instance baru untuk server VPN dengan klik tombol Launch instance.

8. Memulai Konfigurasi Instance EC2

Setelah masuk ke halaman Amazon EC2, klik tombol Launch instance untuk mulai membuat server baru. Pada halaman Launch an instance, kita akan menentukan berbagai konfigurasi server, mulai dari nama instance, sistem operasi Ubuntu, jenis instance, hingga pengaturan jaringan yang akan digunakan untuk server VPN.

9. Memilih Sistem Operasi Ubuntu

Pada bagian Application and OS Images (Amazon Machine Image), pilih sistem operasi Ubuntu yang akan digunakan sebagai sistem operasi server. Ubuntu dipilih karena nantinya akan menjadi tempat untuk menjalankan dan mengonfigurasi OpenVPN Server pada instance Amazon EC2.

10. Memilih Instance Type EC2

Selanjutnya, pilih Instance type yang akan digunakan untuk menjalankan server VPN. Pada gambar terlihat pilihan t3.micro dengan konfigurasi 2 vCPU dan 1 GiB Memory. Pilihan ini digunakan sebagai server EC2 untuk instalasi dan menjalankan OpenVPN.

11. Memilih Key Pair untuk Login EC2

Pada bagian Key pair (login), tentukan key pair yang akan digunakan untuk mengakses server EC2 melalui SSH. Key pair ini berfungsi sebagai metode autentikasi agar hanya pengguna yang memiliki private key yang sesuai yang dapat masuk ke server Ubuntu. Jika belum memiliki key pair, klik Create new key pair untuk membuatnya.

12. Membuat Key Pair Baru

Pada tahap ini, klik Create new key pair untuk membuat kunci akses baru ke server EC2. Pada jendela pembuatan key pair, masukkan nama key pair sesuai kebutuhan, kemudian pilih jenis kunci RSA. Setelah konfigurasi selesai, klik Create key pair untuk membuat key pair dan melanjutkan proses pembuatan instance.

13. Mengunduh File Key Pair

Setelah key pair berhasil dibuat, AWS akan mengunduh file private key secara otomatis ke komputer. Simpan file tersebut di tempat yang aman karena private key diperlukan untuk melakukan koneksi ke instance EC2 melalui SSH. Jangan menghapus atau membagikan file key pair kepada orang lain.

14. Mengatur Network Settings dan Storage

Pada bagian Network settings, centang pilihan Allow SSH traffic agar server EC2 dapat diakses melalui SSH untuk melakukan konfigurasi OpenVPN. Selanjutnya, pada bagian Configure storage, silakan atur kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan server. Setelah seluruh konfigurasi dirasa sudah sesuai, klik tombol Launch instance untuk mulai membuat instance EC2.

15. Menjalankan Instance EC2

Setelah seluruh konfigurasi seperti network settings, akses SSH, dan kapasitas penyimpanan selesai diatur, periksa kembali pengaturan server. Jika sudah sesuai dengan kebutuhan, klik tombol Launch instance untuk menjalankan proses pembuatan server EC2 Ubuntu. AWS kemudian akan memproses konfigurasi dan membuat instance baru yang nantinya digunakan sebagai server OpenVPN.

16. Instance EC2 Berhasil Dibuat

Setelah proses pembuatan selesai, muncul notifikasi berwarna hijau yang menandakan bahwa Instance berhasil dibuat. Pada tahap ini Ubuntu sudah berhasil dipasang pada instance EC2, tetapi server masih membutuhkan waktu beberapa saat untuk melakukan proses initializing. Klik View all instances atau Instances untuk kembali ke daftar server dan memeriksa status instance sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

17. Memeriksa Status Instance EC2

Setelah kembali ke halaman Instances, pilih instance yang baru saja dibuat. Periksa bagian Instance state dan Status check. Pastikan instance sudah dalam kondisi Running, sementara status pemeriksaan sistem mungkin masih Initializing. Tunggu beberapa saat hingga proses pemeriksaan selesai sebelum melanjutkan ke tahap konfigurasi server OpenVPN.

18. Status Check EC2 Berhasil

Setelah menunggu beberapa saat, status pemeriksaan instance pada bagian Status check sudah menunjukkan 3/3 checks passed. Ini menandakan bahwa server EC2 Ubuntu telah berhasil melewati seluruh pemeriksaan kesehatan dan siap digunakan untuk melanjutkan konfigurasi OpenVPN.

19. Membuka Menu Elastic IP

Setelah status instance menunjukkan 3/3 checks passed, langkah berikutnya adalah menyiapkan Elastic IP agar alamat IP publik server dapat tetap digunakan. Pada menu Amazon EC2, buka bagian Network & Security, kemudian pilih Elastic IPs untuk membuat dan mengatur alamat IP statis yang akan digunakan oleh server OpenVPN.

20. Mengalokasikan Elastic IP Address

Setelah membuka menu Elastic IPs, klik tombol Allocate Elastic IP address untuk membuat alamat IP publik statis. Pada halaman pengaturan, pilih Amazon's pool of IPv4 addresses sebagai sumber alamat IPv4, kemudian pastikan Network border group menggunakan region ap-southeast-1. Setelah itu, klik tombol Allocate untuk membuat Elastic IP yang nantinya akan digunakan oleh server OpenVPN.

21. Elastic IP Berhasil Dialokasikan

Setelah klik tombol Allocate, AWS menampilkan notifikasi berwarna hijau “Elastic IP address allocated successfully” yang menandakan bahwa Elastic IP berhasil dibuat. Selanjutnya, klik tombol Associate this Elastic IP address untuk menghubungkan Elastic IP tersebut ke instance EC2 Ubuntu yang telah dibuat sebelumnya.

22. Associate Elastic IP Address ke Instance EC2

Pada halaman Associate Elastic IP address, pilih Instance sebagai resource yang akan digunakan. Selanjutnya, pilih instance EC2 yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian pastikan Private IP address yang ditampilkan sesuai dengan instance tersebut. Centang opsi Allow this Elastic IP address to be reassociated, lalu klik tombol Associate untuk menghubungkan Elastic IP dengan server EC2.

23. Elastic IP Berhasil Terhubung

Setelah proses Associate selesai, AWS menampilkan notifikasi berwarna hijau “Elastic IP address associated successfully”. Ini menandakan bahwa Elastic IP sudah berhasil dihubungkan ke instance EC2 yang dipilih. Selanjutnya, kembali ke halaman Instances dengan klik menu Instances pada sidebar untuk melanjutkan konfigurasi server Ubuntu.

24. Membuka Security Group Instance EC2

Selanjutnya, pada halaman Instances, pilih atau centang instance EC2 yang telah dibuat sebelumnya. Setelah instance dipilih, buka bagian Security, kemudian klik Security group yang terhubung dengan instance tersebut untuk melanjutkan pengaturan aturan akses jaringan server OpenVPN.

25. Mengedit Inbound Rules Security Group

Pada halaman Security Group, selanjutnya buka bagian Inbound rules. Klik tombol Edit inbound rules untuk mengatur aturan koneksi yang diizinkan masuk ke server EC2. Pengaturan ini diperlukan agar server dapat menerima koneksi yang dibutuhkan untuk menjalankan OpenVPN.

26. Menambahkan Rule All TCP dan All UDP

Selanjutnya, pada halaman Edit inbound rules, klik Add rule untuk menambahkan aturan akses. Tambahkan rule All TCP dan All UDP, kemudian pada bagian Source pilih Anywhere-IPv4 dengan alamat 0.0.0.0/0. Setelah kedua rule selesai ditambahkan, periksa kembali pengaturannya lalu klik tombol Save rules untuk menyimpan perubahan Security Group.

27. Inbound Security Group Rules Berhasil Disimpan

Setelah klik Save rules, konfigurasi Inbound security group rules berhasil disimpan. AWS menampilkan notifikasi berwarna hijau yang menandakan bahwa perubahan aturan jaringan telah berhasil diterapkan. Selanjutnya, kita kembali ke halaman Instances dengan klik menu Instances untuk melanjutkan proses konfigurasi server OpenVPN.

28. Mengatur Koneksi Server melalui WinSCP

Selanjutnya, buka aplikasi WinSCP untuk melakukan koneksi ke server Ubuntu pada AWS EC2. Pada halaman login, pilih protokol SFTP, kemudian masukkan alamat Public IPv4 address atau Elastic IP server pada kolom Host name. Masukkan username ubuntu pada bagian User name, sedangkan port SSH gunakan 22. Setelah itu, klik Advanced untuk melanjutkan pengaturan autentikasi menggunakan private key.

29. Menerima Host Key WinSCP

Setelah pengaturan koneksi di WinSCP selesai, akan muncul pemberitahuan keamanan berupa Warning - Potential Security Breach! yang menampilkan informasi Host key dari server. Jika alamat server yang dituju sudah benar dan ini merupakan koneksi pertama ke instance EC2 tersebut, klik tombol Accept untuk menerima host key dan melanjutkan proses koneksi ke server Ubuntu.

30. Memasukkan Private Key di WinSCP

Selanjutnya, pada jendela pengaturan Advanced Site Settings, buka menu SSH lalu pilih bagian Authentication. Pada kolom Private key file, klik tombol dengan ikon tiga titik (...) untuk mencari file private key yang sebelumnya sudah diunduh saat membuat instance EC2. Pilih file key tersebut agar WinSCP dapat menggunakannya untuk autentikasi saat terhubung ke server Ubuntu.

31. Memilih File Private Key

Setelah klik tombol tiga titik (...) pada bagian Private key file, cari lokasi file private key yang sebelumnya sudah diunduh saat membuat instance EC2. Pilih file key yang sesuai, kemudian klik Open agar file tersebut dimasukkan ke pengaturan autentikasi WinSCP.

32. Menyimpan Pengaturan WinSCP

Setelah file private key berhasil dimasukkan pada bagian Private key file, pastikan seluruh pengaturan autentikasi sudah sesuai. Selanjutnya, klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan tersebut dan kembali ke halaman utama login WinSCP sebelum melakukan koneksi ke server Ubuntu AWS EC2.

33. Login ke Server Ubuntu melalui WinSCP

Setelah private key berhasil dimasukkan dan seluruh pengaturan koneksi sudah sesuai, kembali ke halaman utama WinSCP Login. Pastikan alamat server, username, port, dan private key sudah benar. Selanjutnya, klik tombol Login untuk mulai terhubung ke server Ubuntu AWS EC2.

34. Proses Menghubungkan WinSCP ke Server

Setelah klik tombol Login, WinSCP mulai melakukan proses koneksi ke server Ubuntu AWS EC2. Pada tahap ini WinSCP akan menghubungkan ke alamat IP server dan melakukan autentikasi menggunakan private key yang sebelumnya sudah dimasukkan. Tunggu beberapa saat hingga proses koneksi selesai dan halaman utama WinSCP berhasil terbuka.

35. Berhasil Masuk ke Server Ubuntu melalui WinSCP

Setelah proses koneksi selesai, WinSCP berhasil terhubung ke server Ubuntu AWS EC2. Pada tampilan WinSCP, panel sebelah kiri merupakan file yang ada di komputer, sedangkan panel sebelah kanan menampilkan file dan folder yang ada di server. Selanjutnya, klik ikon yang ditunjukkan pada gambar untuk melanjutkan ke tahap berikutnya dalam pengelolaan file dan konfigurasi server OpenVPN.

36. Masuk ke Terminal Server Ubuntu

Setelah berhasil terhubung melalui WinSCP, selanjutnya kita masuk ke Terminal server Ubuntu AWS EC2. Terminal ini digunakan untuk menjalankan perintah-perintah yang diperlukan dalam proses instalasi dan konfigurasi OpenVPN. Pastikan koneksi ke server sudah berhasil sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

37. Mengunduh dan Menyiapkan Script Instalasi OpenVPN

Setelah masuk ke Terminal server Ubuntu, ketik perintah berikut untuk mengunduh sekaligus menyiapkan script instalasi OpenVPN:

wget https://git.io/vpn -O openvpn-install.sh && chmod +x openvpn-install.sh

Perintah tersebut akan mengunduh script dari git.io/vpn dan menyimpannya dengan nama openvpn-install.sh. Setelah proses download selesai, perintah chmod +x akan memberikan izin agar script tersebut dapat dijalankan pada server Ubuntu.

Setelah perintah selesai dan tidak muncul pesan error, script OpenVPN sudah siap digunakan untuk memulai proses instalasi pada langkah berikutnya.

38. Menjalankan Script Instalasi OpenVPN

Setelah script OpenVPN berhasil diunduh dan diberikan izin untuk dijalankan, ketik perintah berikut pada Terminal Ubuntu:

sudo ./openvpn-install.sh

Kemudian tekan tombol Enter untuk menjalankan script. Perintah sudo digunakan untuk menjalankan proses instalasi dengan hak administrator, sedangkan ./openvpn-install.sh menjalankan script OpenVPN yang sebelumnya sudah diunduh ke server.

Setelah perintah dijalankan, installer OpenVPN akan mulai menampilkan beberapa pilihan konfigurasi yang perlu diatur sebelum proses instalasi dilanjutkan.

39. Mengatur Konfigurasi Awal OpenVPN

Setelah script instalasi OpenVPN dijalankan, akan muncul tampilan OpenVPN road warrior installer. Pada tahap ini, masukkan atau pastikan alamat Public IPv4 address server sudah sesuai, yaitu 56.10.15.251. Selanjutnya pilih protokol UDP dengan memasukkan pilihan 1, kemudian gunakan port OpenVPN 1194.

Pada pilihan DNS server for the clients, gunakan pilihan 1 untuk Default system resolvers. Setelah itu, pada bagian Name [client], masukkan nama client OpenVPN, misalnya thelastdigital.

Setelah seluruh pengaturan selesai, tekan tombol Enter untuk melanjutkan. Installer kemudian akan memulai proses instalasi OpenVPN berdasarkan konfigurasi yang telah dipilih.

40. Refresh WinSCP untuk Menampilkan File OpenVPN

Setelah proses instalasi dan konfigurasi OpenVPN selesai dijalankan di Terminal Ubuntu, silakan kembali ke aplikasi WinSCP. Pada panel server, klik ikon Refresh seperti yang ditunjukkan pada gambar untuk memperbarui tampilan direktori.

Setelah halaman berhasil di-refresh, file hasil instalasi OpenVPN akan muncul pada direktori server. Selanjutnya, kita dapat melihat dan mengambil file konfigurasi client .ovpn yang nantinya digunakan untuk terhubung ke server VPN melalui aplikasi OpenVPN Connect.

41. File Konfigurasi OpenVPN Berhasil Muncul

Setelah melakukan Refresh pada WinSCP, file konfigurasi OpenVPN akan terlihat pada direktori server /home/ubuntu/. Pada gambar terlihat file thelastdigital.ovpn yang merupakan konfigurasi client VPN.

Selanjutnya, pilih file thelastdigital.ovpn tersebut, kemudian download ke komputer agar dapat digunakan untuk melakukan koneksi ke server OpenVPN melalui aplikasi OpenVPN Connect.

42. Memindahkan File Konfigurasi OpenVPN

Setelah file thelastdigital.ovpn terlihat di panel server WinSCP, silakan klik dan tahan file tersebut, kemudian lakukan drag and drop ke panel sebelah kiri yang merupakan lokasi penyimpanan file pada komputer. Dengan cara ini, file konfigurasi OpenVPN akan disalin dari server Ubuntu AWS EC2 ke komputer.

Pastikan file thelastdigital.ovpn sudah muncul di panel sebelah kiri sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

43. Membuka OpenVPN Connect dan Mengimpor File Konfigurasi

Setelah file thelastdigital.ovpn berhasil dipindahkan ke komputer, selanjutnya buka aplikasi OpenVPN Connect. Pada halaman utama aplikasi, pilih opsi Upload File atau bagian untuk mengimpor konfigurasi VPN, kemudian pilih file thelastdigital.ovpn yang sudah disimpan sebelumnya.

Setelah file dipilih, OpenVPN Connect akan memproses konfigurasi tersebut untuk ditambahkan sebagai profil VPN. Tunggu hingga proses import selesai sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

44. Import Konfigurasi OpenVPN

Setelah file konfigurasi thelastdigital.ovpn berhasil dipilih, akan muncul halaman untuk menambahkan profil VPN ke aplikasi OpenVPN Connect. Selanjutnya, Anda tinggal klik tombol Import yang berwarna biru untuk memasukkan konfigurasi tersebut ke dalam aplikasi.

45. Menghubungkan OpenVPN

Setelah profil thelastdigital.ovpn berhasil diimpor, profil VPN akan muncul di aplikasi OpenVPN Connect. Selanjutnya, pilih profil tersebut kemudian klik tombol Connect untuk mulai menghubungkan perangkat ke server OpenVPN yang berjalan pada AWS EC2.

46. OpenVPN Berhasil Terhubung

Setelah menekan tombol Connect, aplikasi OpenVPN Connect menunjukkan bahwa koneksi VPN telah berhasil terhubung. Status koneksi berubah menjadi Connected dan menandakan bahwa OpenVPN sudah berhasil dipasang serta dapat digunakan pada perangkat untuk terhubung ke server VPN di AWS EC2.

Pada tahap ini, koneksi VPN sudah aktif dan seluruh trafik internet yang diarahkan melalui VPN akan melewati server OpenVPN yang telah dikonfigurasi sebelumnya.

47. Mengecek IP VPN melalui Whoer.net

Selanjutnya, buka situs Whoer.net untuk menguji apakah koneksi OpenVPN sudah berjalan dengan baik. Setelah halaman terbuka, periksa bagian alamat IP yang terdeteksi. Pastikan IP publik yang tampil sesuai dengan Elastic IP yang sebelumnya digunakan pada server VPN AWS EC2.

Jika alamat IP yang muncul sudah sesuai dengan IP VPN yang telah dibuat dan lokasi koneksi juga menunjukkan server VPN, berarti koneksi OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu sudah berhasil dan dapat digunakan.

Selanjutnya, lakukan pengujian koneksi VPN dengan membuka situs Whoer.net. Website ini dapat digunakan untuk melihat IP publik yang sedang digunakan. Pastikan alamat IP yang terdeteksi sesuai dengan Elastic IP AWS EC2 yang telah digunakan sebagai server OpenVPN.

Hasil Akhir Install OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu

Setelah seluruh proses selesai, server OpenVPN sudah berhasil berjalan pada AWS EC2 Ubuntu. Instance EC2 dalam kondisi aktif, Elastic IP sudah terhubung, konfigurasi Security Group telah disesuaikan, dan file client .ovpn berhasil dibuat.

File konfigurasi tersebut kemudian diimpor ke aplikasi OpenVPN Connect pada komputer. Setelah tombol Connect ditekan dan status berubah menjadi terhubung, koneksi VPN sudah aktif.

Untuk memastikan VPN benar-benar bekerja, lakukan pengecekan menggunakan Whoer.net. Perhatikan alamat IP publik yang terdeteksi dan bandingkan dengan Elastic IP yang digunakan pada server AWS EC2. Jika IP yang muncul sesuai, berarti koneksi internet sudah melewati server OpenVPN.

Tips Setelah OpenVPN Berhasil Terhubung

Setelah VPN berhasil digunakan, sebaiknya simpan file konfigurasi .ovpn di lokasi yang aman. File tersebut berisi konfigurasi yang diperlukan untuk melakukan koneksi ke server VPN sehingga jangan dibagikan sembarangan kepada orang lain.

Periksa juga secara berkala kondisi instance EC2 dan pastikan server tetap dalam status Running. Selain itu, gunakan Security Group dengan aturan port yang benar-benar diperlukan agar akses ke server tetap lebih aman.

Jika koneksi VPN tiba-tiba tidak dapat digunakan, periksa kembali Elastic IP, status instance EC2, Security Group, port OpenVPN, koneksi internet, serta konfigurasi file .ovpn.

Keuntungan Menggunakan OpenVPN di AWS EC2

Menggunakan OpenVPN pada AWS EC2 memberikan fleksibilitas karena server VPN dapat dikelola sendiri sesuai kebutuhan. Pengguna juga dapat menggunakan Elastic IP sehingga alamat publik server tetap tersedia dan lebih mudah digunakan sebagai endpoint VPN.

Selain itu, OpenVPN dapat digunakan dari berbagai perangkat yang mendukung aplikasi client OpenVPN. Dengan konfigurasi yang tepat, server tersebut dapat digunakan untuk mengamankan koneksi ketika mengakses internet melalui jaringan yang tidak terpercaya.

FAQ Cara Install VPN OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu

Apakah OpenVPN bisa dipasang di AWS EC2 Ubuntu?

Ya. OpenVPN dapat dijalankan pada instance AWS EC2 yang menggunakan sistem operasi Ubuntu. Server EC2 dapat dikonfigurasi sebagai VPN server dan client dapat terhubung menggunakan file konfigurasi .ovpn.

Apa fungsi Elastic IP pada server OpenVPN?

Elastic IP digunakan sebagai alamat IPv4 publik tetap untuk instance EC2. Dengan menggunakan Elastic IP, alamat yang dipakai sebagai endpoint VPN dapat tetap konsisten selama alamat tersebut masih dialokasikan dan terhubung ke resource yang sesuai.

Port apa yang digunakan OpenVPN?

Pada tutorial ini OpenVPN dikonfigurasi menggunakan UDP port 1194. Namun, port dan protokol dapat disesuaikan dengan konfigurasi server yang digunakan.

File apa yang digunakan untuk menghubungkan OpenVPN client?

OpenVPN client menggunakan file konfigurasi dengan ekstensi .ovpn. Pada tutorial ini file tersebut bernama thelastdigital.ovpn dan diimpor ke aplikasi OpenVPN Connect.

Bagaimana cara mengetahui VPN sudah berhasil?

Setelah menekan tombol Connect pada OpenVPN Connect, pastikan status berubah menjadi Connected atau Securely Connected. Setelah itu, cek alamat IP publik menggunakan Whoer.net dan pastikan IP yang tampil sesuai dengan Elastic IP server VPN.

Apakah Security Group harus membuka semua TCP dan UDP?

Tidak selalu. Untuk server produksi, sebaiknya Security Group hanya membuka port yang memang diperlukan. Membuka seluruh port TCP dan UDP ke 0.0.0.0/0 dapat meningkatkan permukaan serangan dan sebaiknya hanya digunakan untuk kebutuhan pengujian tertentu.

Kenapa OpenVPN tidak bisa terhubung?

Beberapa penyebab yang umum adalah instance EC2 berhenti, Elastic IP tidak terhubung, Security Group belum mengizinkan port OpenVPN, konfigurasi client salah, atau koneksi internet pada perangkat bermasalah. Periksa konfigurasi server dan client satu per satu untuk menemukan sumber masalah.

Apakah file .ovpn boleh dibagikan kepada orang lain?

Sebaiknya tidak. File konfigurasi .ovpn dapat berisi informasi sensitif yang diperlukan untuk koneksi ke server VPN. Simpan file tersebut dengan aman dan buat konfigurasi client terpisah untuk setiap pengguna apabila diperlukan.

Kesimpulan

Itulah tutorial lengkap Cara Install VPN OpenVPN di AWS EC2 Ubuntu mulai dari membuat instance EC2, memilih Ubuntu, membuat key pair, mengatur network dan Security Group, membuat Elastic IP, menghubungkan server melalui WinSCP, menjalankan script instalasi OpenVPN, hingga membuat file konfigurasi client.

Setelah file .ovpn berhasil diimpor ke OpenVPN Connect dan status berubah menjadi Connected, VPN sudah dapat digunakan. Langkah terakhir adalah melakukan pengecekan melalui Whoer.net untuk memastikan alamat IP publik yang digunakan sudah sesuai dengan IP server VPN AWS EC2.

Dengan mengikuti seluruh langkah di atas secara berurutan, Anda dapat membangun server OpenVPN sendiri di AWS EC2 Ubuntu dan menggunakannya sebagai koneksi VPN melalui perangkat yang mendukung OpenVPN Connect.