Anda membuka situs WordPress dan yang tampil hanya satu baris: “Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in a minute.” Satu menit berlalu, satu jam berlalu — pesannya tetap di sana. Jangan panik: ini bukan situs yang rusak, melainkan update yang tidak selesai.
Daftar Isi
Jawaban Singkat
Setiap kali WordPress memperbarui inti, tema, atau plugin, ia membuat file bernama .maintenance di root instalasi dan menampilkan pesan itu selama update berlangsung — biasanya hanya beberapa detik. Bila update terputus (tab browser ditutup, timeout, atau konflik), file itu tertinggal dan situs terkunci dalam mode maintenance. Perbaikannya: hapus file .maintenance itu, lalu selesaikan update yang tertunda.
Kenapa Update Bisa Terputus?
| Penyebab | Tanda yang menyertai |
|---|---|
| Tab browser ditutup saat update | Maintenance muncul tepat setelah Anda menutup tab |
| Banyak plugin/tema diupdate sekaligus | Salah satu update timeout di tengah jalan |
| Konflik plugin/tema | Update gagal dengan pesan error lain setelah maintenance dihapus |
| Timeout PHP / memori habis | Log menyebut max_execution_time atau memory exhausted |
Persiapan
- Jangan menghapus file lain di root selain .maintenance.
- Siapkan akses FTP/SFTP atau file manager hosting.
- Bila memungkinkan, buat backup file dan database sebelum melanjutkan update.
Langkah 1: Tunggu Dulu Sebentar
Bila pesan baru muncul kurang dari 10–15 menit, tunggu dulu — update mungkin masih berjalan, terutama untuk update inti yang besar. Bila sudah lebih dari 15 menit tanpa perubahan, lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 2: Hapus File .maintenance
- Hubungkan FTP/SFTP atau buka file manager hosting, masuk ke root WordPress — folder yang berisi wp-admin, wp-config.php, dan wp-content.
- Tampilkan hidden file: file yang diawali titik disembunyikan secara default. Di FileZilla, aktifkan Server > Force showing hidden files; di file manager cPanel, aktifkan opsi tampilkan hidden file.
- Temukan file bernama
.maintenancedan hapus. - Muat ulang situs. Dalam sebagian besar kasus, situs langsung kembali normal.
File ini tidak berisi konten atau data pengguna — menghapusnya aman. Yang perlu diperiksa setelahnya adalah apakah update yang terputus itu selesai atau tidak.
Langkah 3: Bersihkan Cache
Plugin cache kadang masih menyajikan halaman maintenance dari memori meski file sudah dihapus. Bersihkan cache plugin, cache server, cache CDN/Cloudflare, dan cache browser, lalu uji di jendela privat.
Langkah 4: Selesaikan Update yang Tertunda
Masuk ke Dashboard > Updates dan jalankan kembali update yang tertunda — satu per satu, bukan sekaligus. Bila muncul pesan “Another update is currently in progress”, itu karena kunci core_updater.lock di tabel wp_options belum terhapus. Dengan WP-CLI:
wp option delete core_updater.lock
Tanpa WP-CLI, hapus baris core_updater.lock dari tabel wp_options lewat phpMyAdmin, lalu coba lagi.
Verifikasi Hasil
Pemulihan berhasil bila halaman depan dan wp-admin sama-sama memuat normal, tidak ada lagi file .maintenance di root, dan halaman Updates tidak menunjukkan komponen yang setengah terpasang. Uji juga satu halaman artikel dan satu halaman admin.
Troubleshooting Lanjutan
| Situasi | Langkah berikutnya |
|---|---|
| Situs kembali, tapi satu plugin error | Update ulang plugin itu sendiri; bila gagal, instal ulang dari sumber resmi |
| Maintenance kembali setelah update berikutnya | Periksa batas PHP (execution time, memori) dan update satu per satu |
| Tidak menemukan file .maintenance | Periksa plugin maintenance mode yang sengaja diaktifkan, atau cache yang belum dibersihkan |
| wp-admin ikut terkunci | File .maintenance tetap memblokir semua pengunjung; hapus lewat FTP seperti Langkah 2 |
FAQ
Apakah data saya hilang saat stuck maintenance?
Umumnya tidak. File dan database biasanya utuh; yang tertinggal hanya penanda bahwa update sedang berjalan.
Apakah aman menghapus .maintenance?
Ya, file itu sementara dan tidak berisi konten. Setelah dihapus, verifikasi bahwa update yang terputus diselesaikan.
Kenapa file .maintenance tidak terlihat di FTP?
Karena file dotfile disembunyikan secara default. Aktifkan opsi tampilkan hidden file di klien FTP atau file manager Anda.
Kesimpulan
Stuck maintenance mode hampir selalu soal satu file kecil yang tertinggal. Hapus .maintenance, bersihkan cache, selesaikan update yang tertunda satu per satu, dan situs Anda kembali. Untuk mencegah terulang: jangan menutup tab saat update, update dalam batch kecil, dan pastikan batas PHP memadai.
Referensi
- Jetpack — Briefly unavailable for scheduled maintenance: jetpack.com — Maintenance Mode